![]() |
| Penulis : Fachri S |
Menyunggi beban yang tak terkira
Menjadi pondasi istana megah yang tuan singgahi
Kami bercucuran keringat
Berpeluh jagung basahi tanah
Diperas menjadi segelas anggur yang tuan tenggak di tengah pesta
Kami menggadaikan waktu
Jauh dari sang kekasih tercinta
Untuk menebus kebersamaan tuan dengan keluarga
Kami hanya meminta kebaikan dari tuan
Memberikan hak kami yang semestinya
Untuk menyambung hidup kami hari demi hari
Sudilah tuan penuhi hak kami
Bukannya justru membeli aturan
Bersenggama dengan pengambil kebijakan
Tuan, tersayat itu sakit tuan
Tuan pasti tak pernah merasakannya bukan?
Ingat tuan, kami tak hanya seorang
Ingat tuan, waktu itu tidak panjang
Jika saatnya tiba tuan
Kami bakar tuan
Tags:
sastra
