![]() |
| Penulis : Ardhi R |
Kau berada di sampingku
Rela menjadi tempat
Curahan hatiku yang sedang tercabik
Kau belai rambutku
Sembari membisikkan kata indah
Yang membangkitkan gelora hidupku
Nan hampir runtuh dihajar keputusasaan
Kau bilang, "Hidup itu memang berat,
Kau harus tetap berdiri kokoh dengan kepala tegap."
Kalimat yang begitu bermakna
Aku yakin kaulah penyemangat hidupku
Sentuhanmu menciptakan suatu kesan
Yang luar biasa dampaknya
Kusemakin larut dalam pusaran cintamu
Yang menghisapku dengan cepat
Kau bilang, "Tersenyumlah sayang, karena dunia ini terlalu
berat jika dihadapi dengan keluhan."
Dia berhasil melukiskan senyum di bibirku
Hati terasa lega, pikiran pun ringan
Timbul perasaan dalam benakku
Kaulah yang pantas
Untuk menjadi pendamping hidupku
Bersama melewati pahitnya dunia
Tak ada manusia
Layaknya sepertimu
Sungguh! Kau benar-benar manusia berhati kapas
Putih dan lembut
Aku ingin kau!
Kumohon jadilah insan
Yang melengkapi hidupku
Aku butuh kau agar dapat melewati segala rintangan dunia
Yang begitu pelik
Demi cakrawala yang luas
Demi samudera yang biru
Demi hujan yang bergemuruh
Dan demi mentari yang bersinar cerah
Kau layak menjadi isteriku
Aku yakin itu!
Meski pintu kesempatan itu telah tertutup
Sebab kau akan dipinang olehnya.
Kalimat yang begitu bermakna
Aku yakin kaulah penyemangat hidupku
Sentuhanmu menciptakan suatu kesan
Yang luar biasa dampaknya
Kusemakin larut dalam pusaran cintamu
Yang menghisapku dengan cepat
Kau bilang, "Tersenyumlah sayang, karena dunia ini terlalu
berat jika dihadapi dengan keluhan."
Dia berhasil melukiskan senyum di bibirku
Hati terasa lega, pikiran pun ringan
Timbul perasaan dalam benakku
Kaulah yang pantas
Untuk menjadi pendamping hidupku
Bersama melewati pahitnya dunia
Tak ada manusia
Layaknya sepertimu
Sungguh! Kau benar-benar manusia berhati kapas
Putih dan lembut
Aku ingin kau!
Kumohon jadilah insan
Yang melengkapi hidupku
Aku butuh kau agar dapat melewati segala rintangan dunia
Yang begitu pelik
Demi cakrawala yang luas
Demi samudera yang biru
Demi hujan yang bergemuruh
Dan demi mentari yang bersinar cerah
Kau layak menjadi isteriku
Aku yakin itu!
Meski pintu kesempatan itu telah tertutup
Sebab kau akan dipinang olehnya.
Tags:
sastra
